Bank Jelantah, Solusi Limbah Minyak Agar Tak Jadi Polutan
Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby “Memasak menggunakan minyak goreng memang membuat makanan terlihat lebih menggugah selera. Namun sayangnya, minyak goreng sering kali tersisa dan tidak layak lagi untuk dibuat menggoreng,” ujar Dra. Noorshanti Sumarah, M.I.Kom didepan peserta Eco Fest 2019 Untag Surabaya, Jumat (22/3). Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untag Surabaya itu menjelaskan sisa minyak goreng yang biasa disebut minyak jelantah tersebut hanya bisa digunakan dua kali saja. Apabila digunakan lebih dari itu, maka berpotensi besar menjadi pemicu kanker. “Akhirnya adanya minyak jelantah ini kerap menjadi polutan karena dibuang ke tanah ataupun saluran air,” imbuhnya. Oleh karenanya, untuk mengurangi pencemaran lingkungan khususnya pada limbah minyak, muncullah ide adanya Bank Jelantah. “Mungkin sudah banyak yang meng...